Pada hari senin yang lalu, tanggal 1 Juni 2009 Rektor Instiper melakukan pelantikan terhadap sejumlah pejabat struktural yang baru untuk masa bakti beberapa tahun ke depan. Restrukturisasi ini dilakukan di samping masa kerja yang sudah berakhir untuk pajabat lama, juga untuk menyongsong Instiper di masa mendatang dengan program-program akademik unggulan dan peluang kerjasama dengan pihak luar, baik dari pemerintah maupun perusahaan user SDM. Cukup mencengangkan, pejabat yang dilantik cukup banyak yang menunjukkan gemuknya organisasi di lingkungan Instiper. Hal tersebut juga diutarakan oleh Rektor saat memberikan kata sambutan. Sementara itu beberapa di antara pejabat yang dilantik, dia harus merangkap pada dua atau tiga lembaga (semoga "tunjangannya" juga rangkap). Ada lembaga yang statusnya dinaikkan, semacam biro rektor menjadi sekretaris rektor. Ada lembaga yang sama sekali baru semacam Koordinator Pilot Project Pendidikan Pertanian Terintegrasi. Semua ini sekali lagi diperlukan untuk menghandle dan mengawal Instiper di masa yang akan datang. Walau demikian ada beberapa jabatan yang mungkin patut dikritisi keberadaannya, misalnya adanya Kepala Bagian yang ternyata dia tidak memiliki staf/bawahan, sementara pekerjaan yang ada di situ memang sudah menjadi pekerjaannya sehari-hari. Hal ini bisa menjadi tidak efisien.
Dari acara pelantikan tersebut juga berdampak pada Fakultas kehutanan, dimana 2 orang pejabat "terasnya" ikut diboyong ke pusat, yakni Pak Ir. H. Sugeng Wahyudiono, MP (Wakil Dekan) dilantik menjadi Kepala Lembaga Pengembangan Industri Perkebunan dan Kehutanan (LPIPP). Kemudian Bpk M. Darul Falah, S.Hut, MP (Kajur Budidaya Kehutanan) menjadi Sekretaris Tim Pemasaran (Ketua dan sekretaris tinggian mana sih pak?). Ada lagi Bpk Ir. Rawana, MP yang menjabat sebagai Ketua Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Terapan (LPPTT) dan Ibu Dr.Ir. Windrati Kaliman, M.Sc yang diangkat menjadi Ass. Director MMP.
Ada beberapa kejadian menarik saat acara pelantikan kemarin, yakni ketika satu per satu pejabat baru dipanggil untuk maju tampil ke depan. Mereka tampak malu-malu, tidak ada yang maju. Sampai-sampai Bu Nanik (Biro Rektorat) harus mondar-mandir ke belakang meminta bapak ibu pejabat untuk maju ke depan, monggo pak, monggo bu ! Akhirnya ketika semua nama sudah dipanggil, barulah para pejabat baru tampil ke depan, cukup banyak, sampai penuh dari utara sampai selatan. Juga saat para hadirin diminta untuk memberi selamat dengan memberi jabat tangan kepada pejabat baru, baik hadirin maupun pejabatnya banyak yang bersuara "nggak usah lah". Mungkin karena jumlah pejabatnya yang lebih banyak daripada yang mau ngasih selamat.
Di akhir acara, Bapak Ketua Yayasan dimohon memberi kata sambutan. Sudah cukup siang, waktu menunjukkan jam 14.20. Beliau pun sambat kalau sudah lapar, perut minta diisi. Intinya Beliau meminta kepada para pejabat yang baru untuk berusaha selalu membuat langkah-langkah yang terukur dengan cara mencatat rencana, mencatat setiap yang dilakukan dan mencatat capaian pekerjaan pada periode tertentu. Pokoknya segalanya diusahakan terukur. Mudah-mudahan kompensasinya juga semakin terukur, tidak cuma pekerjaannya saja.
Well, selamat buat para pejabat baru, semoga diberi kemudahan oleh Allah dalam mengemban tugas, dan Instiper semakin maju dan sejahtera.
Dari acara pelantikan tersebut juga berdampak pada Fakultas kehutanan, dimana 2 orang pejabat "terasnya" ikut diboyong ke pusat, yakni Pak Ir. H. Sugeng Wahyudiono, MP (Wakil Dekan) dilantik menjadi Kepala Lembaga Pengembangan Industri Perkebunan dan Kehutanan (LPIPP). Kemudian Bpk M. Darul Falah, S.Hut, MP (Kajur Budidaya Kehutanan) menjadi Sekretaris Tim Pemasaran (Ketua dan sekretaris tinggian mana sih pak?). Ada lagi Bpk Ir. Rawana, MP yang menjabat sebagai Ketua Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Terapan (LPPTT) dan Ibu Dr.Ir. Windrati Kaliman, M.Sc yang diangkat menjadi Ass. Director MMP.
Ada beberapa kejadian menarik saat acara pelantikan kemarin, yakni ketika satu per satu pejabat baru dipanggil untuk maju tampil ke depan. Mereka tampak malu-malu, tidak ada yang maju. Sampai-sampai Bu Nanik (Biro Rektorat) harus mondar-mandir ke belakang meminta bapak ibu pejabat untuk maju ke depan, monggo pak, monggo bu ! Akhirnya ketika semua nama sudah dipanggil, barulah para pejabat baru tampil ke depan, cukup banyak, sampai penuh dari utara sampai selatan. Juga saat para hadirin diminta untuk memberi selamat dengan memberi jabat tangan kepada pejabat baru, baik hadirin maupun pejabatnya banyak yang bersuara "nggak usah lah". Mungkin karena jumlah pejabatnya yang lebih banyak daripada yang mau ngasih selamat.
Di akhir acara, Bapak Ketua Yayasan dimohon memberi kata sambutan. Sudah cukup siang, waktu menunjukkan jam 14.20. Beliau pun sambat kalau sudah lapar, perut minta diisi. Intinya Beliau meminta kepada para pejabat yang baru untuk berusaha selalu membuat langkah-langkah yang terukur dengan cara mencatat rencana, mencatat setiap yang dilakukan dan mencatat capaian pekerjaan pada periode tertentu. Pokoknya segalanya diusahakan terukur. Mudah-mudahan kompensasinya juga semakin terukur, tidak cuma pekerjaannya saja.
Well, selamat buat para pejabat baru, semoga diberi kemudahan oleh Allah dalam mengemban tugas, dan Instiper semakin maju dan sejahtera.

0 comments:
Post a Comment